Home » AC » Thermistor AC, Fungsi, Cara Kerja dan Harga

Thermistor AC, Fungsi, Cara Kerja dan Harga

Sensor thermistor AC adalah salah satu part yang berfungsi sebagai sensor suhu (temperature sensor) pada unit AC/ Air Conditioner dan memiliki peranan yang penting supaya AC bisa berfungsi normal, pada artikel dibawah ini akan dijelaskan fungsi serta cara kerja dan gejala yang ditimbulkan jika terjadi kerusakan pada thermistor AC.

thermistor ac

Bagi yang belum tahu, Thermistor adalah gabungan dari Thermal dan Resistor sehingga bisa diartikan juga pengertian thermistor adalah resistor yang nilai resistansi nya bergantung pada suhu di sekitarnya.

Baca juga : Pengertian Thermistor

Fungsi Thermistor AC

Fungsi thermistor AC adalah untuk mendeteksi suhu ruangan dimana unit indoor AC ditempatkan, suhu yang terdeteksi ini akan diubah menjadi nilai resistansi yang akan diteruskan ke modul AC yang kemudian akan mengontrol kinerja kompresor, kapan untuk menghidupkan dan mematikan kompresor, tentunya disesuaikan juga dengan setting pada remote AC.

Pada unit AC indoor biasanya terdapat 2 sensor suhu termis yaitu :

fungsi thermistor AC
  1. Thermistor untuk mengukur suhu ruangan

Sesuai namanya, fungsi thermistor AC ini berfungsi untuk mengukur suhu di sekitar unit indoor, nantinya output dari thermistor ini akan menjadi input bagi modul AC untuk menyalakan dan mematikan kompresor tergantung setting remote pengguna. Ciri sensor ini yaitu ujungnya terbuat dari bahan plastik.

  1. Thermistor untuk mengukur suhu Pipa Evaporator

Thermistor ini ditempatkan pada unit evaporator pada bagian pipa pipanya, thermistor ini cenderung lebih sering rusak pada unit AC, bentuknya sedikit berbeda dari thermistor pengukur suhu ruangan namun biasanya untuk soket terminalnya digabung. Ciri sensor ini yaitu ujungnya terbuat dari bahan tembaga.

Cara Kerja Thermistor AC

Cara kerja thermistor AC adalah dengan mendeteksi perubahan suhu yang terjadi pada unit AC, dalam hal ini maka yang diukur adalah suhu ruangan dan suhu pada evaporator.

Thermistor AC menggunakan tipe NTC sehingga semakin dingin maka semakin tinggi nilai resistansi

Biasanya yang digunakan pada unit AC adalah jenis NTC thermistor (negative temperature coefficient)

Perubahan suhu pada thermistor secara otomatis akan mempengaruhi resistansi pada ujung kaki terminal thermistor yang selanjutnya perubahan suhu ini akan diteruskan ke modul/ mainboard air conditioner.

cara kerja thermistor ac

Singkatnya prinsip kerja thermistor adalah sebagai sensor yang membaca suhu dan yang bisa dijadikan acuan bagi modul ac untuk memberi perintah menyalakan dan mematikan unit outdoor jika suhu ruangan telah tercapai.

Bahkan jika posisi thermistor pada AC berubah, maka pembacaan menjadi tidak akurat, posisi thermistor bisa berubah misalnya saat pencucian unit indoor.

Ciri Thermistor AC Rusak

Kerusakan pada sensor suhu thermistor akan menyebabkan fungsi AC menjadi tidak normal dan bisa menjadi salah satu penyebab AC tidak dingin. Dikarenakan terdapat 2 thermistor, maka gejala/ ciri thermistor AC ini juga bisa berbeda :

Ciri Thermistor AC Rusak

Ciri Thermistor Suhu Ruangan Rusak

Jika thermistor yang rusak adalah untuk pembaca suhu ruangan, akan mengakibatkan suhu menjadi terlalu dingin dikarenakan kompresor terus bekerja karena suhu ruangan yang disetting masih belum tercapai atau malah bisa juga menjadi tidak dingin sama sekali karena kompresor tidak ada perintah untuk menyalakan kompresor.

Ciri Thermistor AC Suhu Ruangan rusak

Namun kerusakan pada thermistor suhu ruangan agak jarang terjadi.

Ciri Thermistor Suhu Pipa Evaporator Rusak

Kerusakan pada thermistor suhu evaporator lebih sering terjadi dengan ciri umumnya AC menjadi kurang dingin hal ini disebabkan kompresor berhenti bekerja padahal suhu pada evaporator belum tercapai, kinerja dari kompresor juga menjadi tidak beraturan.

Ciri Thermistor rusak lainnya juga bisa seperti berikut :

  1. Indikator timer atau power kedip
  2. Remote tidak mau dinyalakan
  3. Terdapat bunyi buzzer tiap kali dinyalakan dan unit indoor kembali mati tidak mau dihidupkan.

Cara Mengukur Thermistor AC

Untuk memastikan kerusakan AC tidak dingin yang disebabkan oleh sensor suhu maka bisa dengan cara mengukur thermistor, pengukuran resistansi ini bisa dengan menggunakan multimeter analog maupun digital.

Baca juga : Tutorial cara mengukur thermistor

Pertama, cabut dulu sensor thermistor pada AC, biasanya satu soket pada modul digunakan untuk kedua sensor thermistor sehingga terdapat 4 pin kaki soket.

Gunakan AVOmeter/ multimeter dan ukur resistansi pada kaki terminal, resistansi seharusnya berkisar antara 7 – 15K Ohm, untuk memastikan suhu masih bisa terdeteksi oleh thermistor paling mudah adalah dengan memasukkan thermistor ke air es, dan perhatikan perubahan resistansi yang terbaca pada multimeter.

Jika pada multimeter sama sekali tidak terbaca resistansi atau malah short maka bisa dipastikan thermistor rusak dan harus diganti. Untuk harga thermistor sendiri sangat terjangkau yaitu berkisar 35 ribu – 50 ribu saja.

Sebelum membeli thermistor, pastikan juga tipe soket nya karena mungkin saja berbeda, misalnya saja untuk thermistor ac panasonic, thermistor ac samsung dan daikin tipe soketnya untuk beberapa model AC mungkin saja berbeda.