Fungsi Power Supply

Posted on

Power supply atau catu daya hampir selalu terdapat pada peralatan elektronik saat ini tapi apakah fungsi power supply sebenarnya ?

fungsi power supply

Pengertian power supply adalah suatu bagian yang memberikan tegangan serta arus listrik untuk komponen yang ada pada rangkaian atau modul supaya bisa bekerja sesuai dengan fungsinya.

Baca juga : Pengertian Power Supply

Fungsi Power Supply

Pengertian dan Fungsi power supply yang utama adalah sebagai alat yang memberikan suplai arus dan tegangan listrik pada rangkaian elektronika supaya bisa bekerja sesuai dengan fungsinya. Power supply bisa diartikan juga sebagai sumber daya yang menyuplai daya listrik ke semua bagian perangkat elektronik yang membutuhkan.

Listrik dari PLN merupakan listrik AC ( Alternating Current ) atau arus bolak balik dengan tegangan cukup tinggi yaitu 220 VAC. Kenapa menggunakan arus AC dengan tegangan tinggi yang berbahaya ? karena pendistribusian arus listrik dengan sinyal arus AC lebih ekonomis jika dibandingkan dengan arus DC, yaitu pada kebutuhan penampang kabel yang lebih besar.

Sedangkan komponen pada peralatan elektronik umumnya bekerja dengan arus DC / arus searah yang tegangannya lebih rendah. Berikut adalah cara kerja power supply per bagian beserta fungsinya secara sederhana :

bagian bagian power supply
  1. Transformer : Mengubah tegangan input menjadi tegangan yang dibutuhkan, umumnya menggunakan trafo step down
  2. Rectifier : Mengubah sinyal arus AC menjadi DC bisa berupa half wave atau full wave
fungsi power supply halfwave
Power Supply Halfwave
fungsi power supply fullwave
Fungsi Power Supply Fullwave
  1. Filter : Berfungsi untuk meratakan sinyal arus DC, cek juga pada artikel Fungsi kapasitor pada power supply untuk mengetahui fungsi elco pada power supply.
  2. Regulator : Mengurangi ripple tegangan serta menyesuaikan kebutuhan tegangan, biasanya berupa IC regulator misalnya 7812 atau 7805. Terkadang digunakan juga dioda zener sebagai penyetabil tegangan.

Selain kapasitor Elco sebagai filter arus DC, fungsi kapasitor milar pada power supply juga terkadang digunakan sebagai filter frekuensi tinggi (high frequency filters).

Tegangan pada power supply pun berbeda beda, pada komputer biasanya tegangan output power supply yaitu 12 volt dan 5 volt DC, sedangkan pada TV misalnya keluaran dari blok power supply berkisar 115-130 Volt DC.

Fungsi Power Supply DC Adaptor

Fungsi power supply DC atau adaptor atau yang sering juga disebut catu daya sama saja seperti power supply yaitu untuk mengubah tegangan tinggi yang berbentuk AC menjadi tegangan rendah dengan sinyal arus DC searah.

Untuk para pehobi elektronik atau keperluan troubleshooting bahkan juga pada laboratorium tentunya memerlukan sumber arus listrik DC sebagai suplai daya, bahkan umumnya diperlukan tegangan yang variabel atau bisa diubah tergantung fungsi dari power supply tersebut,

Pada kondisi seperti inilah power supply DC atau adaptor diperlukan karena pada beberapa power supply terdapat opsi untuk pilihan tegangan output yang bisa disesuaikan. Tegangan nya biasanya berkisar 3 Volt, 4,5 Volt, 6 Volt, 9 Volt, 12 Volt.

Berikut salah satu contoh power supply dengan tegangan variabel :

Fungsi Power Supply DC
Fungsi power supply DC Adaptor

Power Supply DC ini terdiri dari beberapa jenis juga, yaitu konvensional dan SMPS :

1. Power supply Konvensional

Pada power supply ini menggunakan transformator sebagai penurun tegangan dari listrik AC PLN dengan menggunakan trafo stepdown sehingga bentuknya relatif besar dan terdapat panas yang dihasilkan oleh trafo yang tentunya juga mengurangi efisiensi daya power supply karena sebagian arus listrik diubah menjadi energi panas.

Berikut ini adalah skema power supply konvensional :

rangkaian power supply konvensional

Power supply konvensional masih banyak digunakan pada peralatan elektronik baik untuk rumah ataupun industri karena harganya lebih ekonomis jika dibandingkan dengan SMPS.

2. Power supply SMPS

Power supply SMPS (Switch-Mode Power Supply) memiliki tegangan output yang lebih baik karena tidak menggunakan transformator sebagai penurun tegangannya, tetapi justru menggunakan trafo sebagai rangkaian switching.

Cara kerja power supply SMPS secara sederhana yaitu sinyal PWM atau Pulse Width Modulation sejenis rangkaian saklar elektronik yang diumpankan ke transistor jenis FET atau MOSFET.

Baca juga : Transistor FET

Diagram Blok Power Supply SMPS

Tegangan AC dari PLN difilter dan disearahkan terlebih dahulu dan kemudian diswitching dengan frekuensi tinggi menggunakan modulasi PWM sehingga secara tidak langsung menghasilkan sinyal AC yang diumpankan ke transformator frekuensi tinggi.

Pada power supply ini juga terdapat optocoupler yang berperan penting pada jenis power supply SMPS. Fungsi optocoupler pada power supply switching adalah untuk membantu menstabilkan tegangan output. Pada optocoupler menggunakan dioda foto sebagai sensor cahaya.

Baca juga : Dioda Foto

Fungsi Optocoupler pada Power Supply

Cara kerja optocopuler pada power supply, misalnya saja tegangan output seharusnya adalah 12 V tetapi sewaktu waktu tegangan bisa turun karena berbagai faktor, misalnya saja ketika power supply diberi beban yang besar.

Komponen Optocoupler akan mendeteksi dan memberikan feedback kepada rangkaian switching untuk menaikan tegangan supaya output kembali stabil.

Fungsi Power Supply Computer

Fungsi Power Supply Computer

Pada sebuah unit komputer tentunya kita selalu menemukan sebuah PSU (Power supply unit), fungsi power supply computer sama saja dengan pengertian diatas yaitu sebagai sumber daya listrik untuk bagian bagian pada komputer yaitu :

  1. Motherboard
  2. Hardisk
  3. DVD Room
  4. Fan
  5. VGA

Komponen atau modul modul tertentu misalnya saja motherboard pada PC umumnya memerlukan tegangan 12 Volt dan 5 Volt DC, disinilah power supply berperan untuk menurunkan tegangan sekaligus mengkonversi arus sinyal AC dari jala listrik PLN tadi menjadi bentuk arus DC atau arus searah.

Power supply pada sebuah PC bisa dengan mudah dikenali karena selalu berada di bagian belakang dekat dengan konektor untuk kelistrikan PLN. Berikut ini adalah urutan tegangan pada sebuah PSU komputer :

urutan tegangan PSU computer

Jenis Power Supply Computer

Jenis PSU ini saat ini terdapat 2 jenis yaitu AT dan ATX, seri AT merupakan model lama namun masih digunakan pada komputer komputer model lama, untuk membedakannya bisa dengan melihat port keluaran PSU dimana untuk model AT keluarannya terdiri dari 20 pin.

Secara bentuk sama saja diantara ke dua PSU ini, perbedaannya untuk model baru ATX terdapat tambahan 4 pin sehingga jumlah pin nya ada 24

Fungsi Power Supply Computer ATX