Simbol Transistor Pada Rangkaian

Posted on

Transistor adalah komponen aktif yang digunakan di hampir semua rangkaian elektronik, berikut ini adalah simbol transistor untuk semua jenis yang sering digunakan.

Pada circuit terdapat penggunaan transistor sebagai saklar maupun sebagai penguat seperti amplifier, sedangkan pada rangkaian digital sering digunakan sebagai saklar.

Baca juga : Transistor sebagai saklar

Ada banyak sekali pabrikan yang memproduksi berbagai jenis transistor namun tentunya untuk simbol transistor pada rangkaian sudah terdapat standar penggunaan secara internasional.

Simbol Transistor

Dikarenakan banyaknya jenis transistor yaitu bipolar (BJT), Field Effect Transistor (FET), maka terdapat simbol yang berbeda juga untuk tiap tiap jenisnya dibawah ini adalah simbol transistor lengkap dengan contoh fisiknya juga untuk mempermudah pengenalan masing masing jenis transistor :

Simbol Transistor NPN (BJT)

Merupakan salah satu jenis yang paling banyak digunakan, transistor BJT/ bipolar junction transistor terdiri dari 3 layer material semikonduktor. Transistor jenis ini dikontrol oleh arus dari pin basis nya yang digunakan sebagai saklar maupun sebagai penguat.

Simbol Transistor NPN
Simbol Transistor Bipolar NPN

Arus yang masuk ke pin basis akan dikuatkan sehingga mengalir dari pin kolektor ke emitor. Simbol transistor bipolar NPN dan PNP tidak berbeda jauh hanya berbeda arah panah nya saja.

Simbol Transistor PNP (BJT)

Merupakan transistor yang paling banyak diaplikasikan pada rangkaian selain jenis NPN. Jenis transistor PNP akan menguatkan arus ketika pin basis nya bernilai negatif terhadap pin kolektor dan emitor

Konstruksi Transistor PNP dibuat dengan material semikonduktor tipe N yang diapit oleh 2 semikonduktor tipe P. Berikut dibawah ini adalah simbol dan bentuk dari transistor PNP :

simbol transistor pnp dan bentuknya
Simbol Transistor Bipolar PNP

Simbol Transistor JFET Kanal N

Termasuk kedalam transistor efek medan/ Field Effect Transistor (FET) jenis transistor Junction Field Effect Transistor terdiri dari kanal N dan kanal P.

Karakteristik keluaran dari JFET adalah ketika gate diberikan voltase 0, maka arus pada pin drain dan source ( Ids ) akan mengalir, sedangkan jika diberi tegangan minus maka transistor akan menyumbat/ tidak mengalirkan arus.

simbol transistor JFET kanal N

Cara kerja Transistor JFET Kanal N adalah semakin negatif tegangan pada VG maka semakin kecil juga aliran arus pada outputnya yaitu pada drain ID.

Simbol Transistor JFET Kanal P

Simbol Transistor JFET kanal N dan kanal P pada rangkaian sangat mudah di identifikasi dengan memperhatikan arah panah pada gate nya. Pada kanal P arah panah adalah keluar. Gate pada JFET kanal P terbuat dari material semikonduktor type N.

simbol transistor JFET kanal P

Kebalikan dari kanal N, JFET kanal P jika tegangan pada gate VG semakin positif maka aliran arus pada kaki drain-source akan semakin kecil karena saluran elektron semakin kecil.

Simbol Transistor MOSFET kanal N

Transistor MOSFET adalah singkatan dari Metal Oxide Semiconductor FET sering disebut juga dengan Insulated-Gate FET (IGFET) karena gate yang terisolasi dengan bahan oksida. Hal ini lah yang menjadikan jenis transistor MOSFET memiliki impedansi yang sangat tinggi.

Berikut adalah simbol Transistor MOSFET kanal N :

simbol transistor MOSFET kanal N
simbol transistor MOSFET N

Terkadang transistor MOSFET ada juga yang memiliki 2 gate, harga transistor MOSFET cukup mahal sehingga biasanya hanya digunakan pada rangkaian tertentu yang memerlukan akurasi tinggi misalnya pada rangkaian penguat RF dengan penguatan yang tinggi namun dengan noise yang rendah.

Simbol Transistor MOSFET kanal P

Berikut dibawah ini adalah simbol Tansistor MOSFET kanal P dengan contoh bentuk transistornya.

simbol transistor MOSFET kanal P
simbol transistor MOSFET P

Simbol Photo Transistor

Komponen ini sebenarnya termasuk kedalam transduser atau sebagai sensor. Energi cahaya oleh transistor ini diubah menjadi energi listrik yang akan diumpankan ke basis transistor, sehingga kaki photo transistor hanya terdapat 2 pin saja karena cahaya adalah pin basisnya.

simbol phototransistor

Bentuk dari photo transistor sangat mirip dengan sensor cahaya pada umumnya karena terdapat lensa kecil sebagai penampang untuk menerima cahaya yang terdeteksi.

Baca juga : Jenis dan Fungsi Sensor Cahaya

Prinsip kerja photo transistor cukup sederhana yaitu jika terminal basis menerima kuat cahaya yang tinggi maka kuat arus dari collector ke emitor akan semakin besar

Artikel yang Berhubungan :