Beberapa Penyebab MCB Turun

Posted on

Pada artikel kali ini akan saya share beberapa penyebab MCB turun, umumnya sering disebut juga MCB jeglek atau jepret. Sebuah MCB memiliki fungsi utama sebagai pemutus arus jika terjadi kelebihan beban listrik yang bisa menyebabkan kebakaran atau kerusakan pada alat listrik.

Jika hal ini cukup sering terjadi di rumah anda maka harus dilakukan pengecekan lebih lanjut untuk menelusuri penyebabnya. Bagi yang belum mengetahui MCB bisa dilihat pada artikel Apa itu MCB listrik ?

Terdapat 3 penyebab umum MCB sering turun diantaranya :

  1. Overload / kelebihan beban listrik
  2. Konsleting listrik
  3. Kesalahan pada grounding
  4. Kerusakan pada MCB

apa itu mcb listrik

Overload / Kelebihan beban

Ini adalah penyebab MCB turun sekaligus penyebab mcb panas yang paling banyak ditemukan baik di rumah maupun di kantoran, biasanya terjadi karena kita terlalu banyak menyalakan perangkat listrik yang mengkonsumsi daya cukup besar dan secara bersamaan. Karena arus yang dialirkan lewat MCB sangat besar menyebabkan MCB menjadi panas berlebih, pada MCB terdapat mekanisme yang memungkinkan jika suhu berlebih terjadi pada bimetal maka akan memutus arus listrik dan merubah posisi MCB menjadi OFF, berikut ini gambarannya :

cara kerja MCB

Dengan sedikit penelusuran perangkat yang menyebabkan MCB turun bisa dengan mudah ditemukan, cukup diperhatikan saja pada perangkat listrik mana yang terakhir dinyalakan sehingga menyebabkan MCB turun. Perangkat listrik yang dimaksud dan memiliki penggunaan daya cukup besar bisa berupa kulkas, AC, setrika, microwave, pompa air dan lain lain. Tetapi jangan beranggapan bahwa perangkat yang menggunakan daya listrik selalu berukuran besar, bahkan pengering rambut memiliki konsumsi daya yang hampir sama dengan kulkas.

Secara umum berikut daya yang digunakan pada masing masing perlengkapan listrik yang biasa digunakan di rumah

penggunaan listrik rumah tangga

Perlu dicatat juga bahwa perangkat listrik yang mengalami kerusakan bisa jadi penyebab MCB turun, misalnya saja pada AC jika bagian kompressor nya rusak sehingga menyebabkan konsumsi daya listrik menjadi tinggi. Perhatikan setiap perangkat listrik yang ada di rumah anda khususnya yang memiliki konsumsi daya besar dan lihat apakah pada saat digunakan terdapat fungsi atau gejala yang tidak normal misalnya saja terdapat bau terbakar, MCB listrik yang bunyi saat listrik digunakan atau lainnya untuk membantu mendeteksi penyebab overload.

Jika anda yakin bahwa semua peralatan listrik berfungsi normal maka mungkin bisa dipastikan bahwa kapasitas daya listrik di rumah anda tidak sebanding dengan banyaknya peralatan listrik yang ada.

Ada baiknya sebelum membeli peralatan listrik khususnya yang memerlukan daya besar untuk mengkalkulasi penggunaan daya yang sedang digunakan di rumah apakah masih cukup jika ditambahkan alat listrik lainnya. Untuk menghitung daya yang digunakan sendiri bisa secara kasar menghitung penggunaan daya tiap alat listrik, pada bagian belakang pada umumnya terdapat informasi penggunaan daya seperti contohnya pada kulkas dibawah ini :

penggunaan daya listrik kulkas

Solusi untuk masalah overload pada listrik mau tidak mau harus dengan menambah daya listrik rumah anda atau bisa juga dengan mematikan sebagian alat listrik yang memang tidak digunakan.

Konsleting Listrik

Penyebab MCB turun yang satu ini cukup berbahaya, konsleting listrik adalah terjadinya kontak antara kabel phasa dengan kabel netral pada instalasi listrik di rumah sehingga menyebabkan arus yang besar mengalir pada MCB dan menyebabkan panas berlebih pada kontak MCB sehingga segera memutus kontak untuk menghindari kerusakan pada instalasi listrik. Pada saat ini terjadi maka bersyukurlah jika MCB benar benar bekerja memutus arus listrik karena jika tidak, kemungkinan besar bisa menjadi penyebab terjadinya kebakaran karena listrik.

konsleting listrik

Untuk mendeteksi terjadinya konsleting bisa dengan cara menelusuri tiap power outlet listrik yang ada dan lihat apakah ada sesuatu yang tidak normal. Jika terjadi konsleting maka kemungkinan besar terdapat percikan api yang timbul dan bau terbakar. Penyebab konsleting juga tidak selalu dari instalasi listrik saja tetapi bisa juga dari alat listrik yang digunakan bisa saja terdapat konslet pada rangkaian listrik di alat listrik tersebut.

Pada instalasi listrik yang kompleks disarankan untuk dilakukan pengecekan oleh teknisi listrik untuk mencegah hal yang tidak diinginkan.

Apa penyebab konsleting listrik yang mungkin pada instalasi listrik rumah ? banyak sekali kemungkinan penyebab yang memungkinkan konslet listrik namun beberapa hal dibawah ini adalah yang paling sering :

  1. Koneksi kabel yang terlepas
  2. Sistem perkabelan instalasi listrik yang jelek
  3. Kerusakan pada kabel, misalnya karena gigitan tikus
  4. Kerusakan pada internal rangkaian peralatan listrik

kabel listrik digigit tikus

Konsleting listrik sering juga disebut arus pendek ataupun hubung singkat karena arus listrik tidak sempat mengalir ke beban melainkan hanya mengalir dari phasa ke netral saja, jika MCB tidak turun / pindah ke OFF maka bisa jadi penyebab MCB terbakar.

Kerusakan Instalasi Grounding

Mirip seperti konslet, perbedaannya adalah kabel yang terhubung singkat adalah antara kabel phasa dengan kabel grounding, gejala nya pun sama yaitu muncul percikan api atau terdapat bau terbakar. Pada kerusakan grounding ini kebanyakan disebabkan dari peralatan listrik misalnya saja ada perlengkapan listrik yang tidak sempurna grounding nya.

Kerusakan pada MCB

Pada penyebab terakhir ini sebaiknya patut dicurigai jika 3 point sebelumnya yakin tidak bermasalah karena penggantian MCB listrik pada kWh Meter tidak bisa dilakukan sembarangan orang alias harus dilakukan oleh teknisi dari PLN. Umumnya sering disebut juga MCB sudah lemah sehingga MCB tidak mau ON.

kerusakan pada mcb

Bagaimana cara mengetahui gejala kerusakan pada MCB ?

  1. Cek kondisi MCB apakah suhu nya panas sehingga menyebabkan MCB listrik sering jeglek
  2. Cek kondisi terminal MCB pada kWh meter jika memungkinkan dan lihat apakah terdapat bekas percikan api
  3. Perhatikan berapa lama MCB kembali turun dan catat waktunya, jika MCB turun sendiri padahal peralatan listrik yang digunakan cenderung konsumsi daya nya kecil maka perlu diperiksa kembali oleh teknisi PLN.
  4. Jika ternyata instalasi listrik sudah yakin diperbaiki tetapi MCB tetap tidak mau di ON kan maka kemungkinan MCB sudah benar benar rusak