Buat teknisi service, mengetahui cara memeriksa tegangan T-Con ini adalah hal yang wajib dipelajari karena sudah umum diketahui bahwa kerusakan TV LED/ LCD yang berhubungan dengan hampir selalu disebabkan oleh circuit atau modul yang dinamakan T-Con (Timing-Controller).
Kerusakan kerusakan yang disebabkan oleh kerusakan T-Con sebenarnya sudah umum tapi jika teknisi tidak memiliki pengetahuan cara kerja T-Con maka perbaikan TV akan sulit dilakukan.

Umumnya teknisi service TV selalu menggunakan metode pengukuran tegangan pada test-point yang biasa diukur pada board LED TV, begitupun juga pada modul T-Con, ada beberapa tegangan yang umumnya selalu sama nilainya walaupun berbeda merk. Misalnya saja tegangan TCON TV LED samsung dan polytron maupun Sharp Aquos tidak akan berbeda jauh.
Cara Memeriksa Tegangan T-Con dengan Multimeter
Cara pengukuran tegangan yang efektif tentunya dengan menggunakan multimeter atau AVOmeter sekaligus dengan gejala kerusakan TV LED jika tegangan ini tidak sesuai. Tentunya akan sangat membantu jika terdapat skema T-Con TV LED yang sedang diperbaiki.
Tips pengukuran tegangan pada LED TV :
Buat catatan berapa nilai resistansi titik pengukuran terhadap ground untuk mengetahui apakah ada yang short sehingga menyebabkan tegangan tidak normal (posisi Ohm meter x1)
Penyebab tegangan hilang pada modul T-Con juga bisa disebabkan banyak hal :
- Kerusakan pada board
- Kapasitor kecil/ kapasitor SMD
- Short pada panel
- Fuse SMD yang putus
Bagaimana cara membedakan kerusakan Mainboard atau T-Con ? Tekan menu pada remote, jika OSD muncul maka kerusakan pada mainboard atau pada kabel LVDS
Berikut ini adalah data tegangan tcon tv led yang bisa dijadikan referensi :
1. Vin/ Vcc
Yang paling utama tentu saja adalah tegangan supply untuk modul T-Con, ada beberapa jenis tegangan tergantung tipe T-Con ada yang 3V, 5V atau 12 Volt DC dan titik pengukuran yang paling akurat adalah sebelum dan setelah sekring/ fuse board T-Con yang menuju ke mainboard.
Jika tegangan ini tidak ada maka gejala kerusakan tidak ada gambar sedangkan backlight akan nyala
2. VON/VGH/VGON/VGGG
Tegangan pada titik ini yang biasanya sering disebut titik VGH adalah sekitar 20-30 Volt yang dihasilkan oleh IC DC-DC, untuk pengukuran titik ini biasanya terdapat sudah diberi tanda pada board.
Jika tegangan VGH tidak ada maka gejala kerusakan adalah gambar menjadi slow motion / gerak lambat
3. VOFF/VGL/VGOFF/VGEE
Tegangan pada titik ini besarannya tergantung pada besarnya ukuran display TV yang biasanya jika diukur tegangan akan berkisar -5V dan -10 Volt
Jika tegangan titik ini tidak ada maka gejala kerusakan pada TV LED hanya muncul gambar putih saja
4. VDD/Logic/Vddd
Biasanya tegangan berkisar 3.3 Volt yang berasal dari IC DC-DC atau regulator
Jika tegangan pada titik ini tidak normal maka gejala kerusakan TV hanya muncul gambar putih
5. VDA/Avdd/Vdda/Vsource
Tegangan titik ini berasal dari IC Regulator dan biasanya tegangan sebesar 13 – 20 Volt
Jika tegangan VDA tidak ada maka kerusakan akan berupa munculnya gambar putih atau munculnya garis vertikal berwarna atau bisa juga muncul warna tertentu namun secara penuh pada layar
Selain itu tidak adanya tegangan pada Avdd juga menjadi penyebab tegangan VGH VGL drop.
6. VGH (High Get Voltage)
Tegangan VGH merupakan tegangan common yang diperlukan pada TV LED yang juga berfungsi untuk menampilkan grafis pada layar.
Oleh karena itu tegangan VGH tidak normal maka kerusakan TV LED tidak ada gambar atau blank. Pada beberapa kasus bisa menyebabkan slow motion juga.
Pengukuran tegangan pada titik ini minimal adalah 20 Volt dan maksimal 30 Volt
7. Vcom
Tegangan Vcom pada TV LED digunakan sebagai tegangan referensi untuk tiap pixel pada panel LED/ LCD. Pada saat proses menyalakan TV, biasa digunakan untuk memaksimalkan kontras dan kualitas gambar. Tegangan titik ini berkisar 6-7 Volt
8. VGM
Tegangan Gamma, sering disebut juga VGMA atau VGAMMA. Jika tegangan VGM tidak ada atau terdapat kerusakan pada IC Gamma maka kerusakan TV akan muncul gambar putih.
Untuk tegangan pada VGM tidak ada tegangan yang pasti karena terdiri dari beberapa channel tegangan dengan perubahan tegangan yang main tinggi secara bertahap di tiap channelnya.
Fungsi IC Gamma sendiri pada LED TV adalah sebagai pengatur kontras gambar level menengah warna abu-abu atau antara level gelap dan putih supaya gambar yang dihasilkan menjadi natural.
Demikian artikel tentang cara memeriksa tegangan T-Con serta data tegangan tcon tv led semoga bermanfaat